Masih Jauh

posted under by shady |
di depan sana ada jalan memanjang
serupa perawan pasrah telanjang
kubayangkan bibirnya yang ranum
menunggu peluk dan cium

aih, mulusnya betis dan paha itu
tak sabar ingin kumelangkah di atasnya
berlari berkejaran di setiap lekuk dan sendinya
mungkin saja kutemui tikungan, aku tak peduli
barangkali kudapati tanjakan, akan kudaki
jika kudihadang belantara hutan, akan kumasuki

untuknya kuikat tali sepatu dengan kuat
barangkali jalan itu licin oleh keringat
kugambar peta-peta kususun rencana-rencana
ingin sekali kucepat tiba

ingin sekali kucepat sampai
menyusuri hitam rambutnya helai demi helai
berteduh di kedalaman matanya
lelap oleh alunan merdu dari mulutnya

:baru kusadari
ujung jemari kakinya begitu tinggi kudaki
aku hanya bisa mengendap-endap di tumitnya


Ditulis oleh jalaindra di/pada April 15th, 2007

0 comments

Make A Comment
top