Suatu Pagi

posted under by shady |
Aku melihat bangkai manusia
Kata emak itu bangkai kucing

Enam pagi baunya nyengat sekali terbawa angin dan lelehan embun
air kali yang busuk, menambah bau busuk

Bangkai itu begitu manis, dari posenya mengatakan itu
"Aku sedang terlelap bermimpi"

Menjelang siang, baunya sudah terbawa buruh-buruh pabrik, abang-abang ojek
pedagang-pedagang kakilima yang mangkal tak jauh dari onggokan benda aneh itu.

Tengah malam aku masih penasaran pada benda besar yang beraroma busukitu
"Mak, itu seperti mayat manusia!" kataku
"Bukan, itu mayat anjing"

Hari menjelang tiga pagi.
"Rahman, pemuda berbadan tegap yang kita kenal sebagai dayah* mati ditembak kemarin pagi"

Esok harinya
Benda bau itu masih tersangkut dikayu yang merentang di atas kali di belakang rumah kami.

Mak itu bangkai manusia
Tapi emak bilang, itu bangkai Rahman

ak, 6 agustus 2004

* dayah: pesantren (Aceh)

Ditulis oleh Tuahta Arief

Aku Kehilangan Peniti

posted under by shady |
Aku kehilangan peniti di balik dipan
Seyogyanya peniti itu mau kutitipkan melalui jibril pada tuhan

Tuhan, tuhan...
Bagaimana bila peniti itu sebenarnya sudah hilang?
Tuhan, tuhan...
Bagaimana bila sebenarnya peniti itu tidak pernah ada?

Aku kehilangan peniti di balik dipan
Yang kutunggu jibril yang datang izrail

Ya sudah kalau itu maumu
Aku titipkan saja nyawaku sekarang juga

Aku kehilangan peniti
Perduli amat!
Mau yang hilang itu peniti, ataupun nyawaku sekalian

Tapi aku kehilangan peniti!
Biar kau carikan untukku
dan kau taburkan di atas makamku saja.

2004-07-20

Ditulis oleh Tuahta Arief

Suatu hari di hidupku

posted under by shady |
Suatu hari dihidupku
orang-orang berdagang kaki lima di trotoar
anak-anak ngamen untuk seratus-duaratus perak sehari
pemain piano konser di gedung mewah, yang harga tiketnya bisa membuatku hidup sebulan
angkot-angkot ngebut berebut setoran
rumah-rumah kumuh di pinggir kali yang bau busuk, anak-anak diare,mencret-mencret
mobil-mobil mewah berderet di sepanjang jalan Sudirman
bajaj Bajuri nyungsep disenggol ajudan wapres
busway di penuhi pelacur
cewek-cewek cakep mangkal di mall
pencopet mati dipanggang
koruptor menari-menari di luar negeri

Suatu hari dihidupku
Semua begitu nyata, semua begitu nyala
Suatu hari dalam hidupku
Aku naik angkot, ngebut dan berlalu

ubk, 28 Juli 2004

Ditulis oleh Tuahta Arief

Kepada Yang Bertanya Kenapa KuMencintainya

posted under by shady |
Tiba2 kau muncul sore itu
kala mentari malas turun ke peraduannya
membawa makna baru
di ranah hati yang mulai membeku
aku menemukan rumahku yang hilang sewindu

ingin berjalan pulang di keremangan dan menyerahkan setetes jiwaku yang masih tersisa di binar matamu
bersama angin membelai setiap langkah indahmu sebagaimana mimpiku mengatakan padaku
lilitan beberapa kisah lalu yang membelitmu kuberharap engkau mampu mencari sesuatu di balik itu
bersama sinar biru langit kuingin melihatmu tersenyum kembali karena senyum itu yang masih membuatku hidup selama ini
seiring raungan sang waktu kukalungkan seuntai melati yang t'lah kupetik dari setiap penjuru angin karena keheningan malam telah menyatakan persetujuan atas gejolak hatiku

Ini untukmu
untuk bahagiamu
untuk lebih mewarnai spektrum mentari
tampakkan keindahan yang tersembunyi selama ini


Ditulis oleh amienstein

Puisi Orang Gila

posted under by shady |
Hahaha....penjajah hak asasi manusia tinggal di istana
ibu rumah tangga mengendalikan negara
perut2 buncit menguasai rimba
laras senjata di depan setiap mata
yang namanya sejahtera entah lari kemana

Hihihi.....orang mati memimpin negeri
monyet2 berpeci mengaku suci
membohongi rakyat tak henti2
yang jujur dan lurus dibilang anomali
kadang berakhir dengan bui atau mati

Huhuhu.....orang dungu mengaku berilmu
berkoar2 tak tahu malu
menjual ayat demi segepok doku
memenggal kepala agar semua orang setuju
dasar penipu, satu tambah satu dibilang tuju

Haha...hihi...huhu
Di negeri jamrud khatulistiwa
mestinya dibangun lebih banyak rumah sakit jiwa
dimana semua anggota dewan dikarantina
dimana semua calon birokrat disuruh kerja paksa
dimana semua tentara diwajibkan memakai beha
belum boleh keluar sebelum sembuh dari gila
dan saya sebagai orang gila yang memang gila
ongkang2 sambil tertawa2.........

Ditulis oleh amienstein

Seberang

posted under by shady |
Kau bilangkau sudah sampai di seberang
dan perahumu akan kau buang

Aku bilang

perahu akan tetap kusimpan
karena seberang yang ini hanya khayalan
masih ada seberang di seberangnya seberang

Pabila semua perahu dibuang

kasihan yang dibelakang
seberang khayalan inipun belum mereka rasakan

Pabila kau merasa sampai di seberang

sungguh kau adalah orang pilihan
walau yang bisa mengerti tidak semua orang
tapi kumohon jangan anggap itu sebagai sebuah kebenaran
karena seberang yang nyata masih dalam pencarian

(sebuah puisi untuk Al-Hallaj, Syekh Siti Jenar, Saut Situmorang, Jalaluddin Rumi, dan yang sejenis)


Ditulis oleh amienstein

Sepi Yang Indah

posted under by shady |
Hanya dengan-Mu
berpagut mesra
melampiaskan syahwat cinta
lenguhan...
desah panjang........
orgasme tak berkesudahan

semua suara tidur

yang bernafas menemui dewi malam
waktu teralienasi
ruang ternegasi

Ditulis oleh amienstein

Doa

posted under by shady |
kepada Pemeluk teguh
Tuhanku

Dalam termangu
Aku masih menyebut namaMu
Biar susah sungguh mengingat

Kau penuh seluruh
Cahayamu panas suci

tinggal kerdip lilin dikelam sunyi

Tuhanku
Aku hilang bentuk

remuk

Tuhanku
aku mengembara dinegeri asing
Tuhanku

dipintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling

Chairil Anwar

Aku

posted under by shady |
Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang 'kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerajang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Chairil Anwar
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mahu hidup seribu tahun lagi

Sajak Orang Lapar

posted under by shady |
kelaparan adalah burung gagak yang licik dan hitam jutaan burung-burung gagak bagai awan yang hitam
o Allah !burung gagak menakutkan dan kelaparan adalah burung gagak selalu menakutkan kelaparan adalah pemberontakan adalah penggerak gaib dari pisau-pisau pembunuhan yang diayunkan oleh tangan-tangan orang miskin
kelaparan adalah batu-batu karang di bawah wajah laut yang tidur adalah mata air penipuan adalah pengkhianatan kehormatan
seorang pemuda yang gagah akan menangis tersedu melihat bagaimana tangannya sendiri meletakkan kehormatannya di tanah karena kelaparan kelaparan adalah iblis kelaparan adalah iblis yang menawarkan kediktatoran
o Allah !kelaparan adalah tangan-tangan hitamyang memasukkan segenggam tawaske dalam perut para miskin
o Allah !kami berlutut mata kami adalah mata Muini juga mulut Muini juga hati Mudan ini juga perut Muperut Mu lapar, ya Allah perut Mu menggenggam tawas dan pecahan-pecahan gelas kaca
o Allah !betapa indahnya sepiring nasi panas semangkuk sop dan segelas kopi hitam
o Allah !kelaparan adalah burung gagak jutaan burung gagakbagai awan yang hitam menghalang pandangku ke sorga Muo Allah !kelaparan adalah burung gagak jutaan burung gagak bagai awan yang hitam menghalang pandangku ke sorga Mu


W.S. Rendra

Ada Yang Tak Sempat

posted under by shady |
ada yang kadang tak dimengerti
tentang dedaunan menguning
yang gugur di telapak kaki

daun yang tak sempat ucapkan salam
bagi ranting dan malam
belum sempat dia mengering
lalu melayang begitu saja
dalam angin yang mengiring

senja yang datang ke lembah
tak sempat berjumpa
karena kata-katanya turut gugur
bersama duka yang entah

ada suara lirih
langkah yang letih
dalam genangan hujan
di mata seorang lelaki
yang menyusuri sunyinya

Ditulis oleh blue4gie

Biar Kuterjemahkan

posted under by shady |
biarkan kuterjemahkan matamu
sebab tak ada yang lebih jingga
dari segala kata di situ
kugubah sebaris puisi
kuletakkan di pinggir jendela tua
saat fajar akan kau baca
bumi berangkat tidur
duka berangkat hancur
leleh dalam pelukanmu
tergenggam tangan rindu
seperti matamu puisiku juga jingga
kata dan baitnya memahat rindu
yang datang bergemuruh
akankah kau terjemahkan juga
rindu dari puisiku?

Ditulis oleh blue4gie

Buat Tiga Tahunmu

posted under by shady |

kutaburkan puisi
dengan air mata
di kering tanah

kata-kata lelah
hanya bisa melatah
di senja yang menepi
dan merintih

ternyata bait puisiku
tak juga bisa
hadirkan kembali
senyum dan tawamu

omah, 21 juni 07

Ditulis oleh blue4gie

Rindu Yang Tak Asing

posted under by shady |
biar kuramaikan hatimu
dengan nyanyian rindu
dan kangen yang menggebu

sepertinya sayapku keluar
dan ingin terbang menujumu
adakah tempat di sisimu
biar kurebah di pelukmu
bergelayut manja di lenganmu

“di sebelahku hanya ada kekosongan
tempat sunyi memeluk mesra”

biar kuganti sunyimu
biar aku saja yang memiliki lenganmu
agar lahir kisah-kisah indah dari penamu

“datanglah, biar bukan lagi hampa yang kupeluk
biar bukan lagi dahaga yang kureguk”

“kutunggu hadirmu di keremangan jingga
senja membiaskan cahayamu dari seberang sana
wangi yang kaukirim menjemput malam
menjelma rindu menemani dalam temaram”

aku kan hadir
membawa segala hangat
biar beranjak semua sunyi senyap

Ditulis oleh jalaindra di/pada April 15th, 2007

Masih Jauh

posted under by shady |
di depan sana ada jalan memanjang
serupa perawan pasrah telanjang
kubayangkan bibirnya yang ranum
menunggu peluk dan cium

aih, mulusnya betis dan paha itu
tak sabar ingin kumelangkah di atasnya
berlari berkejaran di setiap lekuk dan sendinya
mungkin saja kutemui tikungan, aku tak peduli
barangkali kudapati tanjakan, akan kudaki
jika kudihadang belantara hutan, akan kumasuki

untuknya kuikat tali sepatu dengan kuat
barangkali jalan itu licin oleh keringat
kugambar peta-peta kususun rencana-rencana
ingin sekali kucepat tiba

ingin sekali kucepat sampai
menyusuri hitam rambutnya helai demi helai
berteduh di kedalaman matanya
lelap oleh alunan merdu dari mulutnya

:baru kusadari
ujung jemari kakinya begitu tinggi kudaki
aku hanya bisa mengendap-endap di tumitnya


Ditulis oleh jalaindra di/pada April 15th, 2007

top