Suatu Pagi

posted under by shady |
Aku melihat bangkai manusia
Kata emak itu bangkai kucing

Enam pagi baunya nyengat sekali terbawa angin dan lelehan embun
air kali yang busuk, menambah bau busuk

Bangkai itu begitu manis, dari posenya mengatakan itu
"Aku sedang terlelap bermimpi"

Menjelang siang, baunya sudah terbawa buruh-buruh pabrik, abang-abang ojek
pedagang-pedagang kakilima yang mangkal tak jauh dari onggokan benda aneh itu.

Tengah malam aku masih penasaran pada benda besar yang beraroma busukitu
"Mak, itu seperti mayat manusia!" kataku
"Bukan, itu mayat anjing"

Hari menjelang tiga pagi.
"Rahman, pemuda berbadan tegap yang kita kenal sebagai dayah* mati ditembak kemarin pagi"

Esok harinya
Benda bau itu masih tersangkut dikayu yang merentang di atas kali di belakang rumah kami.

Mak itu bangkai manusia
Tapi emak bilang, itu bangkai Rahman

ak, 6 agustus 2004

* dayah: pesantren (Aceh)

Ditulis oleh Tuahta Arief

1 comments

Make A Comment
top